Kamis, 03 Maret 2016

Cinta, Pacaran, Hijrah ?




Katanya cinta itu indah kalau disatukan, kalau bisa dijalani bersama. Aku suka kamu, kamu suka aku. Dan terucaplah, kamu mau gak jadi pacar aku?
Ketika wanita mengiyakan. Indahnya cinta semasa pacaran, katanya…
Jadi apakah cinta hanya sebatas aku suka kamu, kamu suka dan kemudian disatukan?
Indah bukan bisa saling memiliki? Katanya.. iya katanya..
Cinta, kemudian kau mengikatnya dalam sebah hubungan
yang ketika kalian bisa berpikir jernih, tanpa hawa nafsu yang mengatasnamakan nama CINTA,
kau kemudian akan merasa berjalan disuatu titik yang semuanya adalah gelap.
Dan kemudian kau menemukan titik terang diujung sana ketika semuanya telah habis
kemudian menyadari kau nggan mendekati cahaya itu
Ah selalu seperti itu. bukankah penyesalan selalu datang belakangan?
Katanya…. Cinta dia itu tulus
Dia selalu rela berkorban. Apa yang aku mau selalu dia berikan.
Nah… nah.. dia dapat uang darimana? Jangan-jangan untuk mentraktir kamu makan atau sekedar membeli bensin untuk motor yang kalian tumpangi saja itu masih membuka telapak tangan pada orangtuanya?
Sebentar.. rela berkorban? Memangnya sedang perang ya? Berkorban jiwa raga seperti perang melawan penjajah dahulu? Waw berarti dia patriot sejati ya!
patriot sejati, tangguh dan gagah
Ah, pacaran… aku memang termasuk salah satu korban salah gaul ini, hehe. Alhamdulillah semoga sekarang aku tetap diberikan ke-istiqomah-an dalam menjalani kewajiban sebagai muslim.
           Kawan… tidak mudah untuk berhijrah itu. Baaaaaaaanyak sekali tantangannya, aku pernah baca di salah satu buku inspiratif wanita muslim, tokoh itu adalah wanita yang Playgirl, dia bergaul dengan lawan jenis dengan bebas, sebagai remaja yang pada kala itu ia mempunyai nafsu yang mengebu-ngebu, ketika tidak ada agama sebagai dasar hidup dia, ketika ia jauh dari Al-Qur'an dan melupakan kehidupan dengan aturan islam, kalian tau lah apa yang terjadi. Tidak…. tidak satu atau hanya dua wanita, banyak.
             Berawal dari tatapan mata, memandang wajah, mengagumi keindahan yang ada di diri sang pacar, kemudan berani memegang tangan, bahkan berpelukan dan mencium mungkin akan menjadi hal yang tidak aneh dibanyak kalangan yang kala itu pintu hati dan hidayah-Nya belum terbuka. Tapi siapa sangka? Yang orang lain pandang jelek, yang dahulunya ia tidak berkerudung, dan teman-teman yang membencinya itu sudah memakai kerudung walau kerudung modern yang tipis dan memakai baju yang membentuk lekukan tubuh, tapi Allah selalu tau, niat dan ketulusan seseorang untuk menjadi pribadi lebih baik itu bisa terbuka untuk siapa saja yang Ia kehendaki, untuk siapa saja yang SADAR bahwa dirinya ada yang memiliki, ada yang lebih Hak! Akhirnya ia memutuskan untuk mengenakan jubah dengan cadar dan mendalami agama dengan diajarkan oleh seorang guru mentor dan mengikuti berbagai kegiatan pengajian, dll. Drastis bukan?
      Intinya jangan terlalu membenci apalagi mencaci, menurut yang mencaci dia itu sangat buruk, tapi kau tidak akan tau, esok, atau lusa mungkin kau lah yang akan lebih buruk dari dia, ingat dunia berputar, siapa yang akan Allah perkenankan diberikan hidayah yang DAHSYAT dariNya itu pilihanNya, yang lama berkerudung tapi belum Syar’i itu karena mungkin hidayah turunnya sedikit-sedikit, bertahap, atau bisa jadi malah ada yang dibuka kerudungnya. Tapi yang dulunya berpakaian seksi kemudian sekarang drastis berbaju Sayar’i? itu baru luar biasa Hidayah Allah tiada tandingannya!
Mungkin hari ini ia adalah wanita yang tidak berkerudung
Tapi esok hari bisa jadi ia menjadi wanita  satu-satunya berkrudung dimata-Nya
Hari ini bisa jadi ia tidak lebih dari kamu dalam urusan kegamaan
Tapi lusa bisa jadi ia adalah seorang yang ahli agama melebihi guru agamamu
Hari ini bisa jadi ia adalah seseorang yang buruk dimatamu dan temanmu
Tapi esok hari bisa jadi ia adalah penerima Hidayah yang lebih baik dari kita
Jangan terlalu menjelekkan seseorang, selalu banyak hikmah yang dapat kita ambil dari setiap kehidupan jika mata hati kita terbuka untuk itu, Allah mempunyai hak untuk memilih siapa saja yang akan ia berikan Rahmatnya, jika Allah sudah berkehendak, kita semua akan kalah dengan pilihannya.
Hari ini dia dekat dengan banyak lelaki, tidak menjaga dirinya dari lelaki
Mungkin esok, ia adalah orang yang paling baik menjaga kehormatannya
Hari ini dia berpacaran
Tapi lusa? Mungkin kau yang akan merasakan sulit melepaskan pacarmu
Untuk wanita yang berhijrah?
Sama sulitnya! Namun tidak sulit jika semuanya karena Sang Pencipta
Karena urusan agama tidak pernah bisa dipisahkan dalam hal apapun dalam kehidupan
Orang baik tak selamanya baik.
Orang jahat tak selamanya jahat
Tapi selalu ada jalan untuk orang-orang yang berpikir


Dengan tidak bermaksud menggurui, hanya menuangkan yang ada diisi kepala dan pelajaran yang aku ambil dari kejadian sehari-hari. ^_^
ditulis pada hari kamis, 8 januari 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar